TVRINews, Badung
Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) meningkatkan pengawasan dan pengamanan di kawasan Pantai The Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, menyusul viralnya isu kemunculan hiu di media sosial. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan tetap terjaga.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan hingga saat ini pihak pengelola belum menerima laporan yang meresahkan terkait keberadaan hiu di kawasan perairan tersebut.
“Sejauh ini tidak ada laporan yang meresahkan dari masyarakat maupun wisatawan. Aktivitas pariwisata di kawasan The Nusa Dua juga tetap berjalan normal, aman, dan kondusif,” ujarnya.
Meski demikian, pengamanan kini diperketat melalui patroli gabungan bersama unsur keamanan kawasan dan Polairud. Pemantauan difokuskan pada area perairan dangkal yang ramai aktivitas wisatawan.
Isu kemunculan hiu di kawasan tersebut bukan hal baru. Berdasarkan catatan pengelola, fenomena serupa pernah terjadi pada 2013 dan 2019, ketika hiu jenis blacktip reef shark atau hiu sirip hitam terlihat mendekati kawasan pantai.
Spesies tersebut diketahui umum hidup di perairan tropis dan cenderung tidak agresif terhadap manusia karena lebih banyak menghindari kontak langsung.
Pihak pengelola tetap mengimbau wisatawan dan pelaku usaha di kawasan pantai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kondisi arus dan gelombang laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.
“Kami terus meningkatkan pengamanan dan pemantauan bersama unsur terkait untuk memastikan pantai tetap aman dan nyaman bagi wisatawan,” kata I Made Agus Dwiatmika.
ITDC menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan wisatawan tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan kawasan pariwisata The Nusa Dua. Aktivitas wisata di kawasan tersebut hingga kini dilaporkan tetap berlangsung normal.










