TVRINews, Denpasar
Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan suasana berbeda di sejumlah destinasi wisata di Bali. Meski jauh dari negara penyelenggara, antusiasme wisatawan mancanegara untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama tetap tinggi.
Salah satu sport bar di kawasan Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Denpasar, dipadati wisatawan sejak pagi hari. Mereka datang mengenakan berbagai atribut tim nasional masing-masing untuk menikmati momen nonton bareng sembari menghabiskan liburan di Pulau Dewata.
Atmosfer meriah sudah terasa sejak sebelum pertandingan dimulai. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga yel-yel dukungan bergema sepanjang laga berlangsung. Tak sedikit wisatawan yang datang bersama keluarga maupun rombongan teman sehingga menambah semarak suasana.
Salah seorang wisatawan, Cass, mengaku senang tetap dapat mengikuti kemeriahan Piala Dunia meski sedang berlibur di Bali. Menurutnya, menonton bersama sesama pencinta sepak bola membuat suasana turnamen tetap terasa meski berada jauh dari negara asal.
“Senang sekali bisa menonton Piala Dunia di Bali. Suasananya ramai dan banyak pendukung dari berbagai negara. Rasanya seperti tetap berada di tengah kemeriahan turnamen,” ujar Cass.
Hal senada disampaikan wisatawan lainnya, Daryll. Ia menilai kemudahan mengakses siaran pertandingan selama berada di Indonesia membuat wisatawan asing tetap dapat menikmati setiap laga tanpa harus mencari layanan siaran dari negara asal.
“Saya senang karena pertandingan Piala Dunia bisa disaksikan di sini. Jadi, meskipun sedang liburan, kami tetap bisa menikmati atmosfer turnamen bersama wisatawan lainnya,” kata Daryll.
Manajer sport bar, I Wayan Sukanada, mengatakan setiap penyelenggaraan Piala Dunia selalu memberikan dampak positif terhadap usahanya. Selama turnamen berlangsung, jumlah pengunjung mengalami peningkatan sehingga penjualan minuman naik sekitar 10 persen dibandingkan hari biasa.
“Setiap ada Piala Dunia, jumlah pengunjung selalu meningkat. Banyak wisatawan datang untuk menonton bersama, sehingga penjualan juga ikut naik. Momen seperti ini sangat membantu pelaku usaha,” ujar Wayan.
Menurutnya, pertandingan yang digelar pada malam hari umumnya mampu menarik lebih banyak pengunjung. Selain wisatawan mancanegara, masyarakat lokal dan wisatawan domestik juga turut memadati lokasi untuk menikmati suasana nonton bersama.
Ia menambahkan, momen Piala Dunia tidak hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi juga menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata. Restoran, kafe, dan sport bar di sejumlah kawasan wisata seperti Sanur, Kuta, Seminyak, hingga Canggu memanfaatkan momentum tersebut dengan menggelar acara nonton bersama guna menarik lebih banyak pengunjung selama musim liburan.










