TVRINews, Tabanan
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq meninjau sejumlah sekolah di Kabupaten Tabanan, Bali, guna memastikan program revitalisasi sekolah dan Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai sasaran. Kunjungan kerja tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memantau langsung pelaksanaan berbagai program prioritas di bidang pendidikan.
Kunjungan diawali dengan peresmian SMP Muhammadiyah Tabanan. Selanjutnya, rombongan meninjau SD Negeri 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, yang mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas sekolah.
Di sekolah tersebut, Fajar melihat langsung kondisi ruang belajar dan sarana pendukung pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan rehabilitasi dapat segera ditindaklanjuti sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman.
Rombongan kemudian mengunjungi SMP Negeri 6 Tabanan yang telah menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat senilai lebih dari Rp2 miliar.
Bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan lima ruang kelas baru, rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah, serta pembangunan tiga unit toilet baru, termasuk satu toilet ramah disabilitas. Program revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas dan aksesibilitas infrastruktur pendidikan.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.
"Kami ingin memastikan bahwa program revitalisasi sekolah yang didanai pemerintah pusat benar-benar terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi siswa. Infrastruktur pendidikan yang layak merupakan salah satu fondasi penting untuk menciptakan proses belajar yang berkualitas," ujar Fajar Riza Ul Haq, Jumat, 5 Juni 2026.
Menurut Fajar, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kurikulum dan proses pembelajaran, tetapi juga ketersediaan fasilitas yang aman, nyaman, dan mendukung kebutuhan siswa maupun tenaga pendidik.
Selain meninjau pembangunan dan revitalisasi sekolah, Wamendikdasmen juga memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kunjungan tersebut, Fajar melihat langsung proses distribusi makanan kepada siswa serta kualitas makanan yang disajikan. Hasil pemantauan menunjukkan makanan yang diterima siswa dalam kondisi baik, aman dikonsumsi, dan memenuhi kebutuhan gizi.
Fajar menyampaikan hingga saat ini belum ditemukan kasus keracunan maupun kendala serius dalam pelaksanaan program tersebut di lokasi yang dikunjungi.
"Kami juga memastikan pelaksanaan program makan bergizi berjalan sesuai standar. Dari hasil pemantauan, makanan yang diberikan kepada siswa dalam kondisi baik, aman, sehat, dan layak konsumsi. Program ini terus kami evaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik," katanya.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekaligus mendukung proses belajar. Pemenuhan gizi yang baik dinilai berpengaruh terhadap konsentrasi, kemampuan belajar, dan kesehatan peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga menyoroti upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru sebagai bagian penting dari pembangunan pendidikan nasional.
Menurutnya, pemerintah telah menjalankan berbagai program untuk mendukung kesejahteraan guru, termasuk pemberian tunjangan profesi bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN).
Melalui program tersebut, guru non-ASN yang memenuhi persyaratan memperoleh tunjangan profesi sebesar Rp2 juta per bulan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus motivasi guru dalam menjalankan tugas pendidikan.
"Pemerintah ingin memastikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan berjalan secara menyeluruh. Tidak hanya melalui pembangunan sekolah dan pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga melalui peningkatan kesejahteraan guru yang menjadi ujung tombak pendidikan di Indonesia," jelasnya.
Kunjungan kerja ke Kabupaten Tabanan menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengawasi langsung pelaksanaan program pendidikan di daerah. Melalui perbaikan infrastruktur sekolah, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, dan peningkatan kesejahteraan guru, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional terus meningkat serta mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.










