TVRINews. Manggarai Barat
Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan bantuan senilai Rp1 miliar kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores.
Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Bali terhadap warga NTT yang tengah menghadapi bencana.
“Bantuan Rp1 miliar merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas Pemprov Bali kepada masyarakat NTT,” ujar Wayan Koster, Jumat, 21 Agustus 2026.
Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat, Kamis, 20 Agustus 2026. Penyerahan turut disaksikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Bupati Manggarai Barat.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas daerah di kawasan Sunda Kecil untuk mempercepat penanganan dampak gempa. Selain menyerahkan bantuan, Pemprov Bali, Pemprov NTB, dan Kodam IX/Udayana juga mengerahkan tim medis, bantuan logistik, serta melakukan asesmen terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Sebelumnya, respons darurat telah dilakukan sejak gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Menindaklanjuti instruksi Gubernur Koster, BPBD Provinsi Bali mengirimkan tim ke lokasi bencana pada 18 Agustus 2026.
Dalam misi tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Gde Agung Teja bersama jajaran menyerahkan bantuan logistik senilai Rp150 juta kepada BPBD Kabupaten Ende. Bantuan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan kebersihan, seperti beras, mie instan, air mineral, terpal, tikar, sabun, deterjen, sampo, pasta gigi, sikat gigi, hingga pembalut.
Pemerintah Provinsi Bali berharap bantuan yang diberikan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak langsung, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial, psikologis, serta kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak gempa.










